Mengenai Edward Kenway, Ubisoft mendeskripsikannya sebagai seorang yang memiliki ego tinggi namun memiliki karisma sebagai seorang pemimpin. Sama seperti para pendahulunya yang merupakan garis keturunan assassin sejati, Edward juga memiliki kemampuan tersebut, mulai dari aksi parkour (kamu bisa ber-parkour ria dari satu kapal ke kapal lain!) hingga kemampuan melakukan silent kill. Edward juga memiliki sebuah kapal bernama Jackdraw, sebagai kendaraannya untuk mengarungi lautan. Kamu bisa mengkustomisasi Jackdraw, mulai dari meng-upgrade-nya, memperbaikinya setelah bertempur, mengkustomisasi, hingga mengatur siapa saja yang kamu pilih untuk menjadi krumu. Di awal permainan, mungkin kamu hanya bisa membawa beberapa kru saja karena kapasitas yang kecil, namun seiring dengan permainan kamu bisa memperbesar kapasitas kapalnya. Saat menjelajah laut lepas pun kamu bisa naik ke atas geladak kapal, mencari kapal lain yang ada di sekitar kamu, lantas menyerang dan mengambil persediaannyasud
Kamis, 05 Februari 2015
[Review] Assassin's Creed IV: Black Flag
Mengenai Edward Kenway, Ubisoft mendeskripsikannya sebagai seorang yang memiliki ego tinggi namun memiliki karisma sebagai seorang pemimpin. Sama seperti para pendahulunya yang merupakan garis keturunan assassin sejati, Edward juga memiliki kemampuan tersebut, mulai dari aksi parkour (kamu bisa ber-parkour ria dari satu kapal ke kapal lain!) hingga kemampuan melakukan silent kill. Edward juga memiliki sebuah kapal bernama Jackdraw, sebagai kendaraannya untuk mengarungi lautan. Kamu bisa mengkustomisasi Jackdraw, mulai dari meng-upgrade-nya, memperbaikinya setelah bertempur, mengkustomisasi, hingga mengatur siapa saja yang kamu pilih untuk menjadi krumu. Di awal permainan, mungkin kamu hanya bisa membawa beberapa kru saja karena kapasitas yang kecil, namun seiring dengan permainan kamu bisa memperbesar kapasitas kapalnya. Saat menjelajah laut lepas pun kamu bisa naik ke atas geladak kapal, mencari kapal lain yang ada di sekitar kamu, lantas menyerang dan mengambil persediaannyasud
[Review] Assassin's Creed: Rogue
Namun sejak awal konfirmasinya, penulis merasa lebih antusias dalam menyambut AC Rogue. Yap, mungkin kamu masih ingat dengan artikel opini penulis beberapa waktu lalu mengenai beberapa alasan untuk antusias dengan judul ini. Entah mengapa, penulis cukup yakin dengan langkah Ubisoft dalam AC Rogue ini, dengan memperkenalkan sosok assassin yang berubah menjadi templar dalam diri Shay Patrick Cormac. Meskipun masih dikembangkan untuk konsol last gen yang tentunya dengan teknologi tidak secanggih AC Unity, namun ada beberapa hal yang menjadi nilai jual utama game ini, antara lain story dan karakter. Bukankah menikmati game tidak melulu hanya dari sisi grafis dan teknologi?
Di saat AC Unity mengalami banyak masalah (yang membuat penulis sedikit menunda untuk memainkan game ini), AC Rogue bisa dibilang hadir nyaris tanpa masalah yang berarti dari sisi performa. Meskipun sampai saat ini penulis belum mencoba AC Unity, namun dari sisi performa penulis cukup yakin bahwa AC Rogue bisa memukul telak AC Unity. Performa disini dalam artian mengenai bug, glitch dan juga masalah-masalah lain di luar gameplay. Padahal, AC Rogue dikembangkan lebih singkat dibandingkan AC Unity karena masih menggunakan beberapa teknologi yang sama dengan AC IV: Black Flag (atau bahkan AC III) lalu.
Lagi-lagi, hal ini membuat penulis merasa AC Rogue menjadi “anak tiri” dari Ubisoft karena minim memberikan inovasi. Namun Ubisoft Sofia mampu menjawabnya dengan performa game yang cukup baik, meskipun tidak 100% bersih dari bug dan glitch. Satu-satunya masalah di performa yang penulis catat adalah waktu loading yang cukup lamaaa saat kamu berpindah dari satu area ke area yang lain, atau dari satu sequence menuju sequence berikutnya. Penulis cukup memahami hal ini, karena toh memang game ini dikembangkan di konsol last gen dengan teknologi yang mungkin sudah cukup uzur.
Senin, 02 Februari 2015
[Knowledge] Main Character part 1
UKali ini saya akan mengulas tentang karakter utama di assassin's creed dan musuh utamanya
1.Altaïr Ibn La ahd
Laki-laki kelahiran syria tahun 1165-1257 ini adalah anggota dari levantine brotherhood of assassination ini nantinya menjadi mentor utama dari ordo assassin. Ia menjadi mentor hingga akhir hidupnya. Ia memiliki musuh bernama abbas. Ia muncul di Assassin's Creed Revelation sebagai memori yang dilihat oleh ezio. Ia juga muncul di novel Assassin's Creed The Secret Crusade.
2.Ezio Auditore da Firenze
Ezio Auditore da Firenze (of florence) adalah seorang bangsawan selama masa renaissans. Ia adalah mentor dari persaudaraan assassin di italia. Ia mewariskan darah assassin nya ke Desmond Miles dan Clay Kaczmarek. Ezio muncul sebagai karakter protagonis di Assassin's Creed II/2 dan Brotherhood.
3.Ratonhnhaké:ton /Connor Kenway
Connor adalah seorang assassin di zaman revolusi amerika. Connor juga berperan penting di salah satu perang antara amerika dan inggris. Ia juga memiliki relasi dengan beberapa petinggi amerika seperti george washington. Ia adalah anak dari haytham kenway dan cucu dari edward kenway. Ia memiliki misi balas dendam dengan kehancuran sukunya. Ia menjadi main karakter di Assassins creed III
4.Haytham Kenway
Haytham adalah grand mastet templar yang secara diam-diam menjadi assassin. Ia memiliki anak bernama connor kenway yang nantinya membunugnya karena mengetahui ayahnya seorang templar. Ia muncul di Assassin's creed III sebagai main character pertama dan antagonis di sisa cerita
5.Edward Kenway
Edward kenway adalah assassin pertama di zaman revolusi amerika Ia berdarah assaassin dan bajak laut. Ia memiliki kapal perang yanv dalam suatu cerita berhasil mengalahkan 7 hingha 8 kapal utama musuh.
Ia adalah karakter protagonis di Assassin's creed Blackflag





